Tidak selamanya dongeng bisa menjadi kenyataan, apalagi dongeng sedramatis kisah burung Phoenix. Tapi, alam semesta punya keajaibannya sendiri dan para astronom berkesempatan menyaksikan daerah yang sudah lama mati kembali “hidup”. Sama seperti mitos dalam kisah phoenix!
Dongeng yang jadi kenyataan ini dimulai miliaran tahun lalu, ketika lubang hitam supermasif meledak dan hidup. Cerita dimulai ketika lubang hitam supermasif melepaskan semburan partikel berenergi tinggi yang sangat besar. Semburan tersebut sangat kuat sehingga partikel-partikelnya terlontar menyebar lebih dari ratusan ribu tahun cahaya dan membentuk awan yang bersinar terang.
Selama jutaan tahun, awan tersebut bersinar terang di luar angkasa tapi bukan dalam cahaya yang bisa dilihat oleh mata. Awan tersebut bersinar dalam cahaya radio. Sampai akhirnya awan tersebut kehilangan energi dan memudar dalam kegelapan lagi.
Akan tetapi, cerita ini belum berakhir…
Beberapa tahun kemudian, ada kejadian dasyat di dekat awan raksasa tersebut. Ada dia gugus galaksi yang bertabrakan.
Tabrakan antar galaksi itu mengirimkan gelombang kejut yang sangat kuat yang membuat si awan bertindak seperti ada seseornag yang meremas botol soda. Tapi kali ini, bukan minuman soda yang menyembur ke luar. Yang terjadi awan raksasa itu kembali bersinar terang. Phoenix radio pun lahir kembali.
Potret kelahiran kembali phoenix radio bisa dilihat pada gambar di atas. Awan yang bersinar terang adalah coretan hijau yang berada di bawah pusat foto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar